Semen Indonesia (SMGR IJ/Maintain) - Top-Line Beat on Volume and Pricing

2Q26 beat di sisi laba bersih, hasil operasional sesuai ekspektasi. Pendapatan dan PATMI mencapai IDR9,4tr (+17,7% YoY, +12,9% QoQ) dan IDR148bn (+84,1% QoQ, dari rugi pada 2Q25), sementara EBITDA turun tipis ke IDR1,1tr ( 0,5% YoY, 2,2% QoQ). Pendapatan 1H26 IDR17,7tr (49%/48% dari estimasi MASI/konsensus) di atas kisaran run rate lima tahun, sedangkan EBITDA IDR2,2tr (48%/45%) masih dalam kisarannya. PATMI 1H26 IDR228bn mencapai 105% dari estimasi FY26F kami sebelumnya dan 49% dari konsensus, ditopang beban keuangan lebih rendah dan laba kurs IDR64bn.

SahamAndreas Saragih14 Sep 2026

2Q26 beat di sisi laba bersih, hasil operasional sesuai ekspektasi. Pendapatan dan PATMI mencapai IDR9,4tr (+17,7% YoY, +12,9% QoQ) dan IDR148bn (+84,1% QoQ, dari rugi pada 2Q25), sementara EBITDA turun tipis ke IDR1,1tr (-0,5% YoY, -2,2% QoQ). Pendapatan 1H26 IDR17,7tr (49%/48% dari estimasi MASI/konsensus) di atas kisaran run rate lima tahun, sedangkan EBITDA IDR2,2tr (48%/45%) masih dalam kisarannya. PATMI 1H26 IDR228bn mencapai 105% dari estimasi FY26F kami sebelumnya dan 49% dari konsensus, ditopang beban keuangan lebih rendah dan laba kurs IDR64bn.

Volume penjualan naik 9,4% YoY menjadi 9,56 juta ton, dengan semen kantong dan curah domestik tumbuh 11,4% dan 19,7% YoY berkat program pemerintah (Sekolah Rakyat, KDKMP, Kampung Nelayan). ASP gabungan naik 11,6% YoY menjadi IDR883k/ton berkat porsi semen kantong yang lebih besar dan dua kali kenaikan harga, dan kenaikan lanjutan direncanakan. GPM melebar 2,9ppt YoY menjadi 22,7%, namun SG&A/ton melonjak 28,3% YoY akibat biaya angkut dan promosi, sehingga margin EBITDA turun 2,1ppt YoY menjadi 11,6%. SMGR juga akan menggabungkan delapan anak usaha menjadi agregator bahan bangunan (pasar IDR250-300tr).

Kami merevisi naik laba bersih FY26F/27F menjadi IDR683bn/IDR884bn (dari IDR217bn/IDR334bn) dan EBITDA menjadi IDR5,3tr/IDR5,9tr (+14,5%/+20,9%) atas hasil di atas perkiraan, asumsi volume dan ASP lebih tinggi, serta beban bunga lebih rendah. Kami mempertahankan rekomendasi Buy namun memangkas target harga menjadi IDR2.460 (3,5x EV/EBITDA 26F, 1,25 S.D. di bawah rata-rata lima tahun, dari 4,4x). Risiko: volume penjualan dan ASP gabungan di bawah perkiraan, serta biaya input di atas perkiraan.