Poultry (Overweight/Maintain) - DOC Leads Rebound as MBG Resumes
DOC pulih ke Rp5.286/ekor pada Juli 2026 (+51,5% MoM, 0,1% YoY), kenaikan bulanan terkuat sejak Mei 2025. Broiler naik ke Rp18.661/kg (+11,4% MoM, +2,5% YoY), masih di bawah batas Rp19.500/kg dalam program stabilisasi harga unggas nasional yang ditandatangani 29 Juni, sementara jagung relatif stabil di Rp6.490/kg (+0,1% MoM, +31,9% YoY). Kami mengaitkan pemulihan DOC dengan rebound harga broiler, yang mencerminkan komitmen bersama antara perusahaan unggas, asosiasi, Dirjen PKH, dan POLRI, seiring dimulainya kembali program MBG.
DOC pulih ke Rp5.286/ekor pada Juli 2026 (+51,5% MoM, -0,1% YoY), kenaikan bulanan terkuat sejak Mei 2025. Broiler naik ke Rp18.661/kg (+11,4% MoM, +2,5% YoY), masih di bawah batas Rp19.500/kg dalam program stabilisasi harga unggas nasional yang ditandatangani 29 Juni, sementara jagung relatif stabil di Rp6.490/kg (+0,1% MoM, +31,9% YoY). Kami mengaitkan pemulihan DOC dengan rebound harga broiler, yang mencerminkan komitmen bersama antara perusahaan unggas, asosiasi, Dirjen PKH, dan POLRI, seiring dimulainya kembali program MBG.
Di 7M26, DOC rata-rata Rp5.809/ekor (+18,1% YoY) dan broiler Rp20.124/kg (+12,8% YoY), keduanya di atas rata-rata FY25, sementara jagung Rp6.588/kg (+38,8% YoY, 27,7% di atas FY25). Harga output yang kuat menunjukkan permintaan unggas yang tangguh, ditopang belanja MBG Rp101,1tr di 1H26 dibandingkan Rp5tr setahun lalu. JPFA sejalan dengan JCI yang naik 10,5% MoM di Juli, sementara CPIN tertinggal 13,7%. Keduanya mencatat arus keluar asing bulanan (Rp90bn JPFA, Rp51bn CPIN) namun tetap positif di 7M26, masing-masing Rp387bn dan Rp257bn. Kepemilikan lokal naik 1ppt ke 19,5% di JPFA dan 0,3ppt ke 12,6% di CPIN saat foreign IB memangkas, yang kami nilai taktis.
Kami mempertahankan Overweight, didukung berlanjutnya pemulihan harga DOC dan broiler saat MBG kembali berjalan. Di coverage kami, CPIN Trading Buy dengan TP Rp3.550 (upside 15,3%, EV/EBITDA FY26F 4,7x) dan JPFA Buy dengan TP Rp3.750 (upside 69,7%, 4,1x). Risiko utama: harga DOC dan broiler lebih rendah dari perkiraan, biaya input lebih tinggi, dan dampak MBG lebih kecil.
