Indosat (ISAT IJ/Upgrade) - From Telco to AI Infrastructure Play

Kami menaikkan TP ISAT ke IDR3.850 (dari IDR2.700) dan rekomendasi ke BUY, dengan beralih ke valuasi SOTP atas tiga lini bisnis: telko inti dengan DCF pada WACC 12,1%, serta Zankore dan IFT dengan multiple EV/EBITDA peers, mengimplikasikan 6,1x EV/EBITDA FY27F. Kami menilai kontribusi pendapatan below the line yang terus bertumbuh dapat memicu rerating seiring ISAT menambah laba di luar bisnis telko intinya, dengan Zankore dan IFT menyumbang IDR1,2 2,5tr terhadap laba bersih sepanjang FY27 28F. Kami menaikkan laba bersih FY27F/28F sebesar +16,8%/+33,0% ke IDR7,4tr/IDR9,5tr, dengan proyeksi pendapatan dan EBITDA tidak berubah.

SahamDaniel Widjaja13 Okt 2026

Kami menaikkan TP ISAT ke IDR3.850 (dari IDR2.700) dan rekomendasi ke BUY, dengan beralih ke valuasi SOTP atas tiga lini bisnis: telko inti dengan DCF pada WACC 12,1%, serta Zankore dan IFT dengan multiple EV/EBITDA peers, mengimplikasikan 6,1x EV/EBITDA FY27F. Kami menilai kontribusi pendapatan below-the-line yang terus bertumbuh dapat memicu rerating seiring ISAT menambah laba di luar bisnis telko intinya, dengan Zankore dan IFT menyumbang IDR1,2-2,5tr terhadap laba bersih sepanjang FY27-28F. Kami menaikkan laba bersih FY27F/28F sebesar +16,8%/+33,0% ke IDR7,4tr/IDR9,5tr, dengan proyeksi pendapatan dan EBITDA tidak berubah.

ISAT mengungkapkan injeksi ekuitas USD200mn untuk kepemilikan 37% di Zankore menggunakan kas internal, dengan NVIDIA dan Nokia memegang sisa 14%, mengimplikasikan valuasi post-money USD540mn. Angka ini di bawah estimasi kami, karena sebagian kontribusi ISAT telah dikomitmenkan pada valuasi pre-money, dan Zankore telah memperoleh pinjaman jangka panjang senior sebesar USD3,1bn untuk mendanai 100MW tahap awal yang jatuh tempo pada 1H27. Asumsi kami tetap: 100MW awal dapat menghasilkan laba USD126mn pada tahun pertama dan USD331mn pada tahun kedua, memberi ISAT c.USD47-122mn pada FY27-28F atas kepemilikan 37%.

Pasca penjualan 50,1% saham ke Arsari Group, IFT telah didekonsolidasi, dengan ISAT mempertahankan 49,9%. IFT memiliki 6.632km kabel bawah laut, 21.547km FTTH dan 58.009km backbone serta fiber terestrial lainnya, menghasilkan pendapatan IDR2,5tr dan EBITDA IDR1,6tr pada utilisasi yang baru c.25%, dengan ISAT sebagai anchor tenant. IFT kini merencanakan kabel bawah laut c.9.500km ke Indonesia Timur dalam tiga fase dengan capex USD450mn (USD47,4k/km), dengan fase pertama dimulai 1Q27. Pabrik rack GPU juga dimulai 1Q27, memproduksi 144 rack per bulan untuk Zankore dengan kontrak lima tahun yang terkomitmen penuh senilai c.USD350mn pendapatan tahunan dan USD105mn EBITDA.

SOTP kami menilai telko inti pada IDR82,4tr (4,8x EV/EBITDA FY27F), kepemilikan 37% ISAT di Zankore pada IDR45,4tr dengan 10,0x EV/EBITDA FY27F atas EBITDA FY27F USD1,0bn, dan 49,9% di IFT pada IDR5,8tr dengan 8,0x atas EBITDA IDR1,6tr, dengan diskon 20% pada kedua kepemilikan non-inti, menghasilkan nilai ekuitas IDR123,4tr. Kami memproyeksikan IFT saja menambah IDR485-594bn terhadap laba bersih ISAT sepanjang FY27-29F. Risiko utama: risiko eksekusi, dan permintaan AI yang lebih lambat dari perkiraan.