HomeRisetFixed Income Daily Update

Fixed Income Daily Update - October 28, 2026

Lelang SUN kemarin hanya menyerap IDR20,65tr dari total penawaran IDR31,09tr, di bawah target indikatif IDR30tr , dengan bid to cover sekitar 1,5x dan permintaan terkonsentrasi pada FR0110 dan FR0111. Kami melihat hasil lelang yang lemah dan volume transaksi SBN yang hanya sekitar IDR9tr—terendah sejak Jan 25 dan 33% di bawah transaksi obligasi korporasi—sebagai sinyal likuiditas pasar yang menipis dan preferensi durasi yang tetap defensif, terutama di tenor panjang.

Fixed Income Daily UpdateJessica Tasijawa27 Okt 2026

Lelang SUN kemarin hanya menyerap IDR20,65tr dari total penawaran IDR31,09tr, di bawah target indikatif IDR30tr, dengan bid-to-cover sekitar 1,5x dan permintaan terkonsentrasi pada FR0110 dan FR0111. Kami melihat hasil lelang yang lemah dan volume transaksi SBN yang hanya sekitar IDR9tr—terendah sejak Jan-25 dan 33% di bawah transaksi obligasi korporasi—sebagai sinyal likuiditas pasar yang menipis dan preferensi durasi yang tetap defensif, terutama di tenor panjang.

Yield INDOGB 10Y naik 5bps menjadi 7,54%, sementara yield 2Y meningkat 4bps menjadi 6,98%, seiring Rupiah melemah ke IDR18.156/USD meskipun yield UST 10Y turun ke 4,98%. Kami melihat pelebaran spread INDOGB–UST 10Y ke 255,8bps, CDS di 106bps, dan foreign equity outflow sebesar IDR651bn kemarin sebagai indikasi premi risiko domestik yang masih tinggi, dengan tekanan obligasi semakin didorong pelemahan Rupiah dan arus keluar portofolio.

Pemerintah meraup IDR17,01tr dari penerbitan SBR015, terdiri atas IDR13,60tr dari SBR015T2 dan IDR3,40tr dari SBR015T4, dengan kupon masing-masing 6,75% dan 6,85%. Kami melihat partisipasi 62.529 investor, termasuk 12.809 investor baru SBN ritel, sebagai faktor positif bagi diversifikasi pembiayaan, meskipun konsentrasi yang lebih besar pada tenor 2Y menunjukkan investor masih cenderung memilih durasi yang lebih pendek.

Pemerintah menargetkan penyaluran kredit rakyat hingga IDR400tr pada 2027, setara sekitar 1,5% PDB, dengan KUR diperkirakan tetap menjadi salah satu kanal utama pembiayaan. Kami melihat dampak terhadap pertumbuhan akan lebih ditentukan oleh kualitas dan alokasi kredit, mengingat kredit konstruksi tumbuh 46% YoY pada 1H26 dibandingkan manufaktur 16% dan perdagangan 5%, sehingga dorongan pemerintah perlu menyebar lebih luas ke sektor produktif dan padat karya agar menghasilkan multiplier yang lebih besar.