HomeRisetDaily Report

Embun Pagi 12 Agustus 2026

AMRT mencatat kinerja 2Q26 yang in line, dengan PATMI 1H26 mencapai IDR2,0tr (+7,5% YoY), atau 52% dari konsensus FY26. Pertumbuhan revenue melambat menjadi 5,4% YoY di 2Q26, dengan SSSG turun menjadi 2,7% dari 6,2% di 1Q26, terutama akibat pergeseran timing Ramadan. Namun, demand tetap resilient meski terdapat kenaikan harga c.4–5%, sementara sales terus bergeser ke kategori dengan margin lebih tinggi. Tren penjualan yang membaik pada awal Jul’26 mendukung guidance FY26.

Daily ReportResearch Team11 Agu 2026

AMRT mencatat kinerja 2Q26 yang in-line, dengan PATMI 1H26 mencapai IDR2,0tr (+7,5% YoY), atau 52% dari konsensus FY26. Pertumbuhan revenue melambat menjadi 5,4% YoY di 2Q26, dengan SSSG turun menjadi 2,7% dari 6,2% di 1Q26, terutama akibat pergeseran timing Ramadan. Namun, demand tetap resilient meski terdapat kenaikan harga c.4–5%, sementara sales terus bergeser ke kategori dengan margin lebih tinggi. Tren penjualan yang membaik pada awal Jul’26 mendukung guidance FY26.

Kami melihat positif kinerja margin, dengan GPM meningkat meski pertumbuhan topline melambat. GPM naik menjadi 22,9% di 2Q26 (+0,9ppt YoY, +1,1ppt QoQ), sementara market share meningkat menjadi 14,2% di YTD Jun’26 dari 13,6% di YTD Jun’25, menunjukkan strategi promosi yang lebih disiplin belum mengorbankan daya saing. Kami memperkirakan margin tetap didukung oleh pricing dan product mix, dengan operating leverage berpotensi meningkat seiring maturasi enam DC yang baru dibuka.

Manajemen tetap fokus pada eksekusi, dengan penetrasi online dan Lawson menjadi tambahan growth drivers. Online sales mencapai 8,4% dari revenue 1H26, masih di bawah target FY26 sebesar 10%, sehingga masih terdapat ruang untuk peningkatan penetrasi, sementara pilot third-party delivery dapat mendukung profitabilitas online. Kerugian Lawson juga terus menyempit, meski profitabilitas masih menjadi cerita jangka menengah seiring proses rasionalisasi toko dan optimalisasi assortment berlanjut.

Kami tetap positif terhadap AMRT, didukung resilient demand, ekspansi margin, dan membaiknya operating leverage. Saham diperdagangkan pada 13,9x FY26F PE, c.2SD di bawah rata-rata lima tahunnya, meski sentimen masih terbebani reclassification MSCI dan potensi kendala ekspansi toko terkait KDMP. Kami melihat earnings delivery yang solid sebagai penopang utama kinerja saham ke depan, dengan risiko utama berasal dari SSSG yang lebih lemah, eksekusi ekspansi toko, dan perubahan preferensi konsumen.