Small Cap Stock Info 20 Okt 2026: ERAA, ELSA, WINS
ERAA Rp494 ( 5.90%) : Landasan ERAA
ERAA Rp494 (-5.90%) : Landasan ERAA
Support: Rp460
Resistance: Rp555
Stop loss: Rp454
Didirikan pada 8 Oktober 1996, PT. Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang distributor dan pengecer produk dan layanan mobile.
ERAA berlandaskan pada posisinya sebagai penguasa pasar ritel gadget dan elektronik di Indonesia yang terintegrasi dengan ekosistem omni-channel kuat, serta didorong oleh ekspansi agresif ke segmen non-gadget ber-margin lebih tinggi seperti active lifestyle (JD Sports, ASICS) dan F&B (Paris Baguette). Resiliensi daya beli masyarakat terhadap produk gaya hidup digital, dominasi jaringan distribusi merek global utama (terutama Apple dan Samsung), serta penguatan efisiensi operasional dari integrasi rantai pasok menjadi motor utama pertumbuhan pendapatan berkelanjutan dan ekspansi margin profitabilitas ERAA dalam jangka panjang.
Pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, ERAA ditutup pada level harga Rp494 (-5,90%) dengan kenaikan volume sebesar 46% dibandingkan hari sebelumnya.
ELSA Rp570 (-0.86%) : Jajaki pasar energi di Irak
Support: Rp505
Resistance: Rp670
Stop loss: Rp490
Didirikan pada 25 Januari 1969, PT. Elnusa Tbk (ELSA) merupakan anak usaha Pertamina Hulu Energi yang menyediakan berbagai macam jasa pendukung pengeboran minyak dan gas.
Langkah ELSA menjajaki pasar energi di Irak, termasuk melalui partisipasi dalam ajang Iraq Oil & Gas Exhibition & Conference (IRAQ OGEP), merupakan bagian dari strategi ekspansi global untuk mendiversifikasi portofolio layanan jasa energi serta mengerek pendapatan di luar ekosistem Grup Pertamina. Strategi ini terbukti mulai menunjukkan hasil positif, di mana kontribusi pendapatan dari segmen non-captive (pelanggan di luar grup) telah mencapai sekitar 22% dari total pendapatan perusahaan. Dengan mengandalkan keunggulan teknologi dan kapabilitas seperti jasa seismik, langkah penetrasi ke Irak tidak sekadar mengincar tambahan arus kas, melainkan juga membuktikan daya saing komersial dan rekam jejak operasi ELSA di kancah internasional.
Pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, ELSA ditutup pada level harga Rp570 (-0.86%) dengan penurunan volume sebesar 56% dibandingkan hari sebelumnya.
WINS Rp515 (-0.00%) : Katalis utama WINS
Support: Rp482
Resistance: Rp570
Stop loss: Rp450
Didirikan pada 1970, PT. Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan kapal dan kepemilikan kapal, dengan fokus melayani industri lepas pantai laut.
WINS mendapatkan katalis utama berupa lonjakan permintaan kapal offshore support vessel (OSV) khususnya jenis Platform Supply Vessel (PSV) DP2 seiring maraknya Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor hulu migas perairan dalam seperti blok IDD, Hub Utara, UCC Tangguh, South Andaman, dan Abadi Masela. Sebagai pemilik armada PSV DP2 terbesar di Indonesia, WINS diproyeksikan mencatatkan lonjakan laba per saham (EPS) dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) hingga 74% pada periode 2026–2029 berkat ekspansi armada dan peningkatan unit operasional berdaya tarif tinggi.
Pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026, WINS ditutup pada level harga Rp515 (+0,00%) dengan penurunan volume sebesar 38% dibandingkan sebelumnya.
