News Update 19 Okt 2026: BBCA, BREN, DSSA
Saham Big Banks Nyungsep, Ini Manuver Babah Alun
Saham Big Banks Nyungsep, Ini Manuver Babah Alun
Jusuf Hamka alias Babah Alun bersama konsorsium menyiapkan dana jumbo Rp5 triliun untuk memborong saham perbankan besar, yakni BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Ia menilai keempat saham tersebut sedang menawarkan harga diskon yang menarik untuk dikoleksi.
Rencana ini menjadi sorotan di tengah tekanan pasar saham Indonesia akibat sentimen MSCI.
Setelah anjlok sekitar 13%–15% pada Jumat (16/10), keempat saham bank tersebut kembali kompak merosot mendekati batas ARB 7% pada Senin (19/10).
Prajogo Guyur Buyback Rp2.5 T, Sahamnya Tetap Anjlok
Tiga emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni BRPT, BREN dan CUAN menyiapkan dana buyback saham dengan total anggaran jumbo Rp2.5 triliun.
BRPT dan BREN masing-masing menyiapkan Rp1 triliun, sementara CUAN mengalokasikan Rp500 miliar.
Aksi buyback dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober hingga 31 Desember 2026 menggunakan kas internal perusahaan.
Di tengah ambruknya pasar saham Indonesia akibat sentimen MSCI, ketiga saham tersebut kompak anjlok ARB pada Senin (19/10), BRPT anjlok ke Rp1,130, BREN ke Rp1,730, dan CUAN ke Rp505/saham.
DSSA Guyur Buyback Jumbo, Saham Tetap Ambruk
DSSA menyiapkan dana hingga Rp1 triliun untuk melakukan buyback saham selama tiga bulan, mulai 19 Oktober 2026 hingga 18 Januari 2027.
Dana tersebut akan berasal dari kas internal perusahaan dan ditujukan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Namun, rencana buyback jumbo tersebut belum mampu menahan tekanan saham DSSA. Pada Senin (19/10), saham DSSA kembali anjlok hingga menyentuh ARB 7% ke level Rp665/saham, di tengah gejolak pasar modal Indonesia.
