Penempatan dana dalam dolar Amerika Serikat tidak hanya dapat dilakukan melalui tabungan atau deposito valuta asing, dapat juga mempertimbangkan reksa dana USD sebagai alternatif untuk mengelola dana dalam denominasi dolar.
Apa Itu RDPU USD?
RDPU USD adalah reksa dana yang underlyingnya 100% instrumen pasar uang yang menggunakan dolar Amerika Serikat sebagai mata uang denominasi.
Artinya, nilai pembelian, Nilai Aktiva Bersih atau NAB, serta hasil penjualan kembali dicatat dalam USD.
Dana investor kemudian dikelola oleh Manajer Investasi dan ditempatkan pada instrumen sesuai kebijakan investasi produk, seperti deposito USD, instrumen pasar uang, surat utang pemerintah dan/atau obligasi korporasi berdenominasi USD yang tenornya kurang dari 1 tahun.
Bagaimana Cara Kerja Reksa Dana USD?
Cara kerjanya serupa dengan reksa dana Rupiah. Investor membeli unit penyertaan berdasarkan NAB per unit yang berlaku. Dana tersebut lalu dikelola secara kolektif oleh Manajer Investasi.
Nilai investasi dapat meningkat atau menurun mengikuti perubahan NAB. Saat investor melakukan penjualan kembali, dana yang diterima dihitung berdasarkan jumlah unit yang dimiliki dan NAB yang berlaku.
Mekanisme pembayaran reksa dana USD dapat dibeli menggunakan rekening USD ataupun menggunakan rekening Rupiah yang kemudian dikonversikan oleh bank sesuai kurs yang berlaku.
Keuntungan RDPU USD
RDPU USD dapat memberikan beberapa manfaat berikut:
1. Membantu Mengelola Dana dalam USD
Produk ini dapat menjadi pilihan bagi investor atau perusahaan yang memiliki pendapatan, saldo kas, atau kebutuhan transaksi dalam USD.
2. Menjadi Alternatif Selain Giro dan Deposito USD
Dana USD yang belum digunakan dapat dikelola melalui portofolio instrumen yang dipilih dan dipantau oleh Manajer Investasi.
Namun, reksa dana bukan produk simpanan bank dan nilai investasinya dapat berfluktuasi.
3. Mendukung Diversifikasi Mata Uang
Reksa dana USD dapat menambah diversifikasi pada portofolio yang sebelumnya didominasi oleh aset berdenominasi Rupiah.
4. Dikelola Secara Profesional
Investor tidak perlu memilih dan memantau setiap instrumen USD secara langsung karena pengelolaannya dilakukan oleh Manajer Investasi.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
RDPU USD tetap memiliki risiko, seperti penurunan NAB, risiko kredit, risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko nilai tukar.
Risiko nilai tukar perlu diperhatikan terutama apabila investor membeli menggunakan Rupiah atau menghitung kembali nilai investasinya dalam Rupiah.
Karena itu, investor perlu memahami karakteristik produk, kebijakan investasi, biaya, serta mekanisme transaksi sebelum berinvestasi.
Akses RDPU USD untuk Nasabah Perusahaan
Bagi perusahaan yang ingin mengelola dana dalam denominasi dolar, RDPU USD kini dapat diakses melalui FUND Corporate by Mirae Asset. (Klik Disini)
Platform ini memungkinkan nasabah perusahaan untuk melihat pilihan produk reksa dana yang telah dikurasi, melakukan transaksi secara online, memantau portofolio, serta menjalankan proses persetujuan transaksi sesuai dengan kewenangan pejabat perusahaan.
Dengan akses tersebut, perusahaan memiliki alternatif tambahan dalam mengelola dana dalam USD sesuai kebutuhan likuiditas, jangka waktu penggunaan dana, dan kebijakan investasinya.
Frequently Asked Questions
Apakah terdapat biaya pencairan Reksa Dana USD?
Mirae Asset tidak mengenakan biaya pencairan/penjualan kembali. Namun, biaya transfer dari Bank Kustodian dapat berlaku:
• Gratis apabila rekening tujuan pencairan Nasabah berada pada bank yang sama dengan bank penampung Reksa Dana (Bank DBS).
• Mulai dari USD15 apabila rekening tujuan pencairan Nasabah berada pada bank yang berbeda dari bank penampung Reksa Dana (Bank DBS).
Apakah Reksa Dana USD dapat dibeli menggunakan IDR (Rupiah)?
Ya. Pembelian reksa dana dapat dilakukan menggunakan transfer valuta asing atau transfer forex di internet banking atau bisa transfer melalui teller bank.
Baca FAQ selengkapnya dengan klik di sini.
Kesimpulan
Reksa dana USD merupakan produk investasi yang menggunakan dolar Amerika Serikat sebagai mata uang denominasi. Produk ini dapat dipertimbangkan oleh investor individu maupun perusahaan yang ingin mengelola dana dalam USD dan menambah diversifikasi mata uang.
Sebelum berinvestasi, pastikan untuk memahami potensi hasil, risiko, biaya, serta ketentuan transaksi masing-masing produk.
Disclaimer: Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan produk simpanan bank. Nilai investasi dapat meningkat atau menurun. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja pada masa mendatang. Investor wajib membaca prospektus dan fund fact sheet sebelum berinvestasi.